![]() |
| by google |
lidahku
terlalu rumit untuk mengucap cinta
pun, di
dalam dada tak kutemukan apa itu cita
aku
memutuskan untuk membenci
kutemukan
damai bersama mereka yang ikut membenci
hahaha…
aku semakin
riang karena aku tak sendiri
ada orang
orang yang tak waras di sini bersamaku
ketidakwarasanku
justru menjadi alasanku untuk membenci
di sana, aku
hanya melihat kepura-puraan
shit…
akan
kuludahi saja wajah mereka
lalu kuhina
seenak hatiku
entah,
sehebat apa mereka bersembunyi dari jurang nista
padahal, di
sanalah mereka lahir
aku yakin,
tak ada cinta di sisi mereka
berbeda
denganku, berada dalam kungkungan pecinta kebencian







No comments:
Post a Comment